Busi Champion

Cek Motor Mogok

Ternyata ini Penyebab Motor Mogok yang Sering Disepelekan!

Motor mogok salah satu permasalahan yang sangat mengganggu kenyamanan, apalagi perjalanan yang dilakukan penting. Ada banyak faktor penyebab mengapa motor mogok.

Misalnya karena ada masalah pada sistem kelistrikan hingga adanya masalah pada kondisi mesin yang kurang terawat. 

Jika dibiarkan terus, bukan tidak mungkin motor tersebut bisa mati total. Nah, melalui artikel ini, kita akan membahas penyebab utama motor mogok dan cara mengatasinya.

Penyebab Motor Mogok yang Perlu Diwaspadai

Bahan Bakar Habis

Penyebab paling umum dari motor mogok adalah bisa jadi bahan bakar yang digunakan sudah habis. Terkadang, pengendara kurang memperhatikan sisa bahan bakar yang digunakan atau mungkin indikator bahan bakar tidak akurat. Hal ini bisa membuat motor tiba-tiba berhenti di tengah jalan.

Untuk mengatasinya, pastikan untuk selalu memeriksa sisa bahan bakar sebelum berkendara, terutama untuk perjalanan jauh. Jika indikator bahan bakar sering tidak akurat, lebih baik isi bahan bakar saat sudah mencapai setengah tangki.

Adanya Masalah Pada Aki

Seperti yang Anda ketahui, aki salah satu komponen yang sangat penting setiap untuk menyediakan listrik ke berbagai perangkat motor, seperti starter dan lampu. Aki yang lemah atau rusak bisa menyebabkan motor sulit dinyalakan atau bahkan mogok saat digunakan.

Untuk mengatasinya cobalah untuk memeriksa apakah ada tanda-tanda aki sudah lemah seperti suara starter yang lemah atau lampu yang redup. Untuk pencegahan, rutinlah memeriksa kondisi aki setiap beberapa bulan, dan jika perlu, lakukan penggantian aki secara berkala.

Busi yang digunakan Kotor atau Rusak

Busi adalah komponen yang bertugas menghidupkan campuran udara dan bahan bakar di dalam mesin. Jika busi kotor atau rusak, maka pembakaran di dalam mesin tidak akan optimal, sehingga motor bisa mogok.

Untuk mengatasinya cobalah untuk membersihkan busi secara berkala. Jika busi terlihat kotor atau sudah aus, gantilah dengan yang baru. Biasanya, busi perlu diganti setiap 8.000 – 10.000 km tergantung pada kondisi pemakaian.

Jangan lupa gunakan busi motor terbaik agar performa mesin tetap terjaga dengan baik. Salah satu produk busi motor terbaik yang Anda gunakan adalah Championbusi. Merek busi terbaik yang sudah lama digunakan oleh pengendara.

Filter Udara yang Tersumbat

Nah, ini juga komponen yang sangat penting untuk setiap kendaraan. Filter udara merupakan komponen yang berfungsi untuk menyaring kotoran dari udara yang masuk ke mesin.

Jika filter udara yang digunakan sudah kotor atau tersumbat ini bisa membuat mesin kekurangan oksigen yang dapat membuat motor mogok.

Untuk mengatasinya, periksa dan bersihkan filter udara secara berkala. Idealnya, filter udara harus diganti setiap 10.000 km atau lebih cepat jika sering berkendara di lingkungan berdebu.

Karburator Kotor

Untuk motor yang masih menggunakan karburator, kotoran yang menumpuk di dalam karburator bisa menyebabkan aliran bahan bakar tersendat. Kondisi ini tentu saja bisa membuat motor jadi mogok.

Untuk mengatasinya, bersihkan karburator secara berkala, apalagi kalau motor sudah terasa tidak bertenaga atau sulit dinyalakan. Agar hasilnya maksimal, sebaiknya pembersihan karburator dilakukan oleh mekanik yang sudah berpengalaman.

Masalah pada Sistem Injeksi

Nah, kalau untuk motor yang sudah menggunakan sistem injeksi, injektor yang kotor atau tersumbat juga bisa menyebabkan motor mogok. Mengapa? Karena injeksi yang kotor bisa menghambat aliran bahan bakar sehingga membuat sistem pembakaran jadi tidak sempurna.

Untuk mengatasinya pastikan untuk membersihkan injektor secara berkala. Tidak perlu khawatir, saat ini banyak kok bengkel yang menyediakan layanan pembersihan injektor untuk membantu menjaga performa mesin tetap optimal.

Jarang Ganti Oli

Oli mesin berfungsi untuk melumasi dan mendinginkan komponen yang ada di dalam mesin.Jika oli yang digunakan sudah kurang atau kotor ini bisa mengurangi kinerja mesin dan bisa membuat mesin panas berlebihan hingga akhirnya mogok.

Untuk mengatasinya, gantilah oli mesin secara berkala, biasanya setiap 2.000 – 3.000 km. Jangan lupa untuk memeriksa level oli secara rutin, apalagi jika motor tersebut sering Anda digunakan.

Kabel Kelistrikan Aus atau Longgar

Kemudian penyebab motor mogok selanjutnya adalah kabel kelistrikan yang digunakan sudah aus atau longgar. Kondisi ini tentu bisa menyebabkan arus listrik terganggu yang dapat membuat motor jadi mogok.

Untuk mengatasinya, cek kabel-kabel kelistrikan pada motor, terutama jika motor sering mati mendadak. Jika ditemukan kabel yang sudah usang atau longgar, segera perbaiki atau ganti dengan yang baru untuk menghindari risiko mogok.

Sistem Pengapian Bermasalah

Salah satu komponen yang sangat penting pada motor adalah sistem pengapian. Komponen ini berfungsi untuk menghasilkan percikan api yang dibutuhkan oleh busi untuk membakar bahan bakar.

Jika ada masalah pada sistem pengapian, hal ini juga bisa membuat motor mogok. Untuk mengatasinya, lakukan pengecekan pada sistem pengapian, khususnya pada koil pengapian dan CDI. Namun, perlu diingat, komponen-komponen seperti ini sebaiknya diperiksa di bengkel resmi saja, agar hasilnya lebih maksimal.

Sistem Pendingin yang Digunakan Rusak

Beberapa motor dilengkapi dengan sistem pendingin cairan untuk menjaga suhu mesin. Jika sistem ini tidak berfungsi dengan baik, mesin bisa cepat panas yang bisa mempengaruhi kinerja mesin.

Jadi untuk menghindari masalah ini, pastikan cairan pendingin selalu cukup dan sistem pendingin berfungsi dengan baik. Jika ada kebocoran atau kerusakan pada radiator, segera perbaiki untuk mencegah mesin overheating.

Tips Simple untuk Mencegah Motor Mogok di Jalan

Agar motor tidak sering mogok, perawatan berkala adalah kunci utama. Berikut beberapa tips tambahan agar motor tetap dalam kondisi optimal:

Service Berkala

Jadwalkan perawatan rutin di bengkel motor terpercaya untuk memastikan semua komponen yang digunakan bekerja dengan baik. Ikuti saran terbaik yang diberikan mekanik, agar performa motor Anda tetap terjaga.

Perhatikan Bahan Bakar yang Digunakan

Kemudian, untuk mencegah mesin kotor perhatikan bahan bakar yang digunakan. Sebisa mungkin pengisian bahan bakar dilakukan di stasiun pengisian resmi. Gunakan bahan bakar sesuai spesifikasi mesin dan yang paling penting, pastikan tangki motor tidak pernah kosong.

Ganti Oli dan Filter Secara Berkala

Ini juga merupakan hal yang sangat penting yang tidak boleh dilewatkan. Ganti oli motor secara berkala sesuai anjuran. Gunakan pelumas yang direkomendasikan agar performa mesin motor Anda tetap maksimal.

Nah, itulah penyebab umum kenapa motor mogok dan cara mengatasinya. Agar motor Anda tetap bekerja dengan optimal, salah satu hal yang sangat penting yang selalu dilakukan adalah rutin perawatan.

Ini merupakan cara terbaik untuk memastikan seluruh komponen pada motor berfungsi dengan baik. Dengan memahami penyebab dan cara mengatasinya, Anda tentu bisa mencegah motor mogok secara lebih efektif dan menikmati perjalanan yang lancar.
Oh iya, agar performa motor Anda makin gacor, penggunaan busi juga perlu diperhatikan. Nah, kami menyediakan berbagai jenis busi untuk semua jenis dan tipe motor. Jika Anda tertarik menggunakannya atau ingin bermitra dengan kami bisa langsung konsultasikan dengan klik tombol whatsapp di bawah ini!